Cerita in saya sadur dari blognya Mas Mualim (http://mengais-rejeki.blogspot.com/2009/01/good-marketing-atau-penipuan.html) :
Good Marketing atau Penipuan ???
Diposkan oleh Mualim Suryanto di 05:39
Label: Trik Marketing
Sekedar sharing aja buat teman-teman blogger, ini adalah pengalaman pribadi, mudah-mudahan jadi pelajaran agar Anda tetap waspada terhadap segala macam muslihat dalam dunia marketing.
Hari Minggu (18 Januari 2009), saya beserta istri dan anak saya yang masih kecil ingin refreshing sekalian membeli kebutuhan rumah tangga. Sore hari selepas Ashar meluncurlah kami ke Mall yang terdekat dengan perumahan kami. Sengaja menuju mall tersebut karena rasa penasaran saya dengan perkembangan mall tersebut. Semenjak berdiri sampai dengan saat ini hanya lantai dasar, lantai 1 dan lantai 2 yang lumayan rame karena di huni oleh pedagang yang menempati kios-kios di dalam Mall. Selebihnya Mall ini sepertinya tidak ada kemajuan..sepi pengunjung.
Rasa penasaran saya terjawab sudah. Mall ini tetap seperti yang saya kunjungi 2 bulan yang lalu. Tidak masalah bagi kami, karena kami ingin santai, malas berdesak-desakan dengan orang banyak, saya sama istri ingin mengajak si kecil rileks sambil membiarkan dia melihat hal-hal baru yang belum pernah dia lihat sebelumnya, mengajak main di salah satu station permainan di sudut mall dan mencoba mencari-cari barang yang sekiranya kami butuhkan.
Setelah berputar-putar sekian lama, kami bergegas untuk segera pulang karena ada keperluan lain, istri saya berjalan terpisah di depan saya dan anak saya, sampai tiba-tiba saya melihat istri saya di rangkul oleh seorang SPG sambil memberi sebuah bingkisan kepada istri saya. Dalam hati "ngapain istri saya mau diajak ama SPG itu?" Paling juga nanti di tawari produk seperti layaknya para sales lainnya."
Istri saya di bawa ke sebuah counter elektronik buatan Jepang, namanya Inextron. Saya sendiri baru mendengar merk dagang elektronik tersebut karena memang masih tergolong baru dibandingkan dengan merk-merk lainnya. Hmm.. produk2 baru yang mereka memang terlihat mewah, aku pikir lumayanlah untuk menambah wawasan tanpa bermaksud untuk membeli produknya (mahal bo... hehehe..).
Setelah berbagai pertanyaan basa basi untuk menarik perhatian kami (atau mungkin juga sebagai data masukan bagi mereka), salah satu SPG meminta KTP istri saya, katanya mau di catat dan dicoba untuk diikutkan dalam undian. Apabila istri saya masuk dalam 20 besar, maka istri saya dipersilahkan untuk mengambil kartu undian. Entah apa yang SPG itu lakukan di ruangan sebelah, yang jelas sekitar 15 menit lebih saya dan istri ditanya berbagai macam tetek bengek yang intinya biar saya dan istri tidak jenuh menunggu.
Akhirnya SPG datang sambil membawa beberapa kertas undian yang kata mereka masih di segel. Setelah itu saya di suruh untuk mengambil salah satu kertas undian, kemudian saya buka dan isinya saya mendapatkan paket istimewa. Dari sini sandiwara para sales dimulai. Mereka terlihat seolah-olah bingung, mereka bilang baru kali ini ada paket istimewa, menurut mereka biasanya pengunjung yang datang paling dapat payung, souvenir lain, handphone atau ucapan terima kasih.
Salah satu SPG bergegas mengambil telepon untuk menanyakan ke pusat, kata dia ada memang ada paket istimewa yang hanya diberikan kepada satu orang di masing-masing kota yang ada agen dari alat elektronik tersebut. Setelah menanyakan ke pusat dia bilang tunggu dalam 2 menit karena paket istimewa yang di maksud akan di kirimkan detailnya lewat fax.
Setelah kurang lebih 2 menit SPG tersebut bergegas memberikan "kabar gembira" buat kami, kami memenangkan paket special berupa kompor listrik seharga 10 juta beserta perlengkapan masaknya, benarkah? Sandiwara berlanjut dengan kekaguman para SPG terhadap kami, menurut mereka saya dan istri telah mendapatkan paket langka, paket besar yang semua orang tidak semuanya memiliki kesempatan itu (yaiyalaah..namanya juga undian ya gak semuanya menang kan??), mereka terus menerus mengucapkan rasa syukur ketika salah seorang SPG lainnya membacakan isi fax. Saya sendiri awalnya bangga, apa iya semudah itu saya mendapatkan hadiah, apalagi kompor listrik itu langsung di sajikan ke depan kami dan mereka mau mengantarkannya ke rumah kami??
Di sinilah letak di mana Anda harus benar-benar waspada dalam mencermati gerak-gerik mereka. Saya kagum dengan kelihaian mereka memecah konsentrasi saya dan istri. Belum sempat saya lihat dan baca secara detail isi faxnya, datang fax dan menyusul telepon yang katanya dari pusat kembali, katanya kami memang memenangkan hadiah tersebut apabila voucher yang disertakan dalam hadiah utama tadi dibelanjakan di counter mereka dan anehnya saya dan istri tidak diberi kesempatan untuk memilih barang mana yang bisa kami beli dengan voucher melainkan mereka yang menentukan kalau kami harus mengambil air cooler (semacam AC) seharga 7jt-an. Ketika kami menanyakan kenapa kami tidak boleh memilih, mereka menjelaskan bahwa pihak Inextron merekomendasikan kami untuk membeli alat itu karena menurut mereka barang itu barang yang bagus dan kalau toh kami tidak tertarik dengan barang itu, kami bisa menukarnya dan nanti mereka akan membawakan brosur lengkap berisi produk-produk dari Inextron. (Hmm... penawaran yang aneh sekali...)
Belum selesai kami berpikir, SPG itu kemudian menanyakan produk bisa diambil/dibeli dengan menggunakan debt card (ATM) atau credit card (kartu kredit) logo Visa atau MasterCard, dan mereka dengan sangat gesitnya segera mengambil kartu tersebut dari kami, katanya mau di gesek untuk mendapatkan hadiah tadi..eittsss... tunggu dulu dong, gesek gampang kalo ada deal dari kami. Belum hilang rasa terkejut kami, satu orang SPG lagi hendak menyobek bungkus kartu garansi yang akan di tuliskan dengan nama istri saya..weleh..weleh..apa2an ini?? Sekedar informasi saja ada sekitar 5 SPG lainnya yang tak henti-hentinya mengucapkan syukur dan memberikan komentar lain (mungkin dengan tujuan mengacaukan konsentrasi kami).
Eits... kami langsung NGEH dengan kondisi ini, kami langsung bilang tidak setelah dengan rinci saya minta detail hadiah yang tadi dikirimkan lewat fax, saya perhatikan dan baca secara seksama..hmmm.. hampir saja kami kena rayuan maut para SPG yang ahli bersandiwara itu. Secara refleks kami bilang terimakasih dengan tawarannya, tapi kami tidak berminat untuk mengambil hadiah tersebut karena kami ada keperluan lain..(gilaaa aja 7jt langsung melayang kalau kami benar-benar tidak waspada).
Bukan SPG namanya kalo tidak punya cara lain untuk merayu kami, sambil terus memegangi kartu ATM kami, mereka kemudaian menawarkan keringanan kepada kami dengan cara bisa membayar DP dulu lewat ATM kami dan ada keringanan cicilan. Aha...kami sudah muak dengan gaya mereka bersandiwara dan kami tetap berniat untuk tidak menerima tawaran mereka. Sekedar basa-basi sambil berusaha meyakinkan kami, seorang SPG mengambil HP dan memoto kami dengan hadiah yang kami peroleh, katanya foto kami akan di pajang di majalah dan kami pun berhak atas undian lagi untuk mendapatkan Mobil.
Ah.. sekali tidak tetap tidak... ada barang penting yang kami harus cari dibandingkan dengan kompor listrik serta air cooler seharga 7 jt itu... kamipun segera keluar untuk mengacuhkan tawaran mereka..fuuuhhh..lega...!!!! Sambil berjalan keluar saya tidak sengaja melihat kertas fax yang tadi dibawa oleh SPG... kok gada tulisan alamat (nomor fax) yang dituju maupun pengirimnya...saya hanya nyengir kuda melihat kekonyolan ini...sudahlah yang penting kami selamat, tapi bagaimana dengan orang lain yang mungkin saja sangat terpikat dengan sandiwara yang mereka buat?? Mudah2an mereka NGEH seperti kami karena menurut ibu mertua saya, salah satu temannya dengan terpaksa harus mempreteli perhiasannya akibat terjerembab oleh trik mereka..weleh-weleh....dalam hati saya berkata "inilah yang dimaksud Penipuan berkedok Trik Marketing.."
Mudah-mudahan Anda atau teman dekat Anda tidak terpedaya oleh trik mereka, (kecuali jika Anda memang punya duit lebih dan memang tertarik serta berminat dengan produk mereka..hehehe..).

Membaca postingan Mas Mualim di atas dan hasil kroscek dg isteri saya, ternyata ada kesamaan produk Inextron. Hasil penelusuran lebih lanjut ternyata Inextron adalah perusahaan yang didirikan di Malaysia (http://www.inex2u.com/abt_company.html) dengan jaringan pemasaran yang cukup luas. Jaringan Pemasaran yang ada di Indonesia menurut website Inextron :
• Omega Plus
• Greentech
• Blue Top
• Sunway Group
• Harco Indah
• Oriental Group
• Startech
• Oto Plus
• P.T Perfect Graha Utama
Mungkin ada baiknya bisa mendengarkan penjelasan pola-pola praktek marketingnya Inextron ... biar berimbang ... both side cover ya istilahnya ...
Labels: Inextron. Omega Plus
Read more!