November 4, 2011

New7wonders, Suksesnya Sebuah Viral Marketing Alias “Getok Tular”

New 7 Wonders sukses mengguncang publik tanah air dengan segala kontroversinya, terlepas dari itu semua ada satu hal yang menarik dari kejadian ini yaitu contoh sukses sebuah viral marketing. Viral marketing atau gampangnya getok tular dalam terminologi orang Jawa, adalah sebuah teknik marketing yang memanfaatkan jaringan sosial untuk meningkatkan suatu branding atau untuk mencapai tujuan pemasaran tertentu. Di era informasi saat ini social media dan internet merupakan tool yang sangat ampuh untuk melaksanakan viral marketing.

Profesor Andreas Kaplan dan Michael Haenlein menyatakan bahwa untuk suksesnya sebuah viral marketing harus memenuhi 3 kriteria sebagai berikut :

  1. Media dan orang yang bertindak untuk menyampaikan pesan yang sedang dikampanyekan. Orang ini harus mempunyai jaringan sosial yang cukup luas dan dipercaya dan media yang gampang diakses oleh semua orang
  2. Pesan atau ajakan yang akan dikampanyekan yang mudah diingat dan menggugah orang untuk mengikutinya.
  3. Lingkungan yang mendukung dan waktu yang tepat untuk melancarkan program viral marketing.

Dalam konteks kampanye New7Wonders yang dilakukan oleh New Open World Corporation sayap bisnisnya Yayasan New7Wonders pimpinan Bernhard Weber yang hanya memiliki „kantor“ menumpang di sebuah private museum di Zurich, viral marketing dipilih sebagai alat yang sangat ampuh untuk mencapai tujuan bisnisnya – mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya dari kampanye New7Wonders ini.

Seperti yang tercantum dalam websitenya New7Wonders, tujuan organisasi ini dan sayap bisnisnya adalah mencari keuntungan (lihat http://world.n7w.com/interesting-questions-and-answers/)

How is New7Wonders organised? Is it a Foundation or a commercial operation?

New7Wonders is both: a Foundation and a commercial operation. The New7Wonders organisation and movement is based on a similar structure to other major international events, such as the International Olympic Committee or FIFA, which are also very popular, with positive objectives while being commercially managed. At the heart of New7Wonders is the officially Swiss-registered not-for-profit Foundation, the New7Wonders Foundation, whose original mission is to organise the global voting campaign and to ensure the objectives are met. Swiss Foundation regulations are some of the most respected in the world, which is why many foundations and sporting bodies are based in that country. As with other Foundations, who cannot themselves by statute operate commercially, New7Wonders has formally transferred the commercial operation to its licensing company, NewOpenWorld Corporation, which then runs the commercial aspects to ensure the costs are covered and a surplus is generated by the end of the two campaigns. The best comparable example, which is of course much older than New7Wonders, is the National Geographic Foundation and the National Geographic companies. The National Geographic companies are a commercial business, which then shares some of their surplus with the National Geographic Foundation. In other words, one needs to operate commercially to ensure costs and revenues are intelligently managed, so that donations towards the Foundation can be generated.

Viral marketing dengan memanfaatkan media internet dipilih untuk untuk mencapai tujuan ini, New7Wonders melalui New Open World Corporation mendaftarkan 3 buah domain untuk tujuan ini, berikut hasil dari penelusuran melalui tool whois :

Registrant:




NewOpenWorld Corporation

Morgan y Morgan Trust Corp

Calle 53, Urbanizacion Obarro,

Panama, Republic of Panama 0000

PA


Domain Name: NEW7WONDERS.COM

Registrant:




NewOpenWorld Corporation

ATTN N7W.COM

care of Network Solutions

PO Box 459

Drums, PA 18222

US


Domain Name: N7W.COM

Registrant:




NewOpenWorld Corporation

ATTN VOTE7.COM

care of Network Solutions

PO Box 459

Drums, PA 18222

US


Domain Name: VOTE7.COM











Medianya telah dipilih yaitu internet, selanjutnya adalah orang-orangnya. New7Wonders bekerja sama dengan organisasi-organisasi atau LSM di beberapa Negara untuk mensukseskan kampanye ini. Dalam kasus Indonesia, setelah gagal bekerjasama dengan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, New7Wonders bekerjasama dengan Emmy Hafild dengan Organisasi Pendukung Pemenangan Komodo atau P2 Komodonya. Tidak cukup dengan P2Komodo, dibutuhkan figur Indonesia yang bisa mengajak seluruh komponen masyarakat Indonesia maka ditentukan Duta Komodo, Pak Jusuf Kalla mantan Wakil Presiden yang tentunya mempunyai jaringan sosial yang cukup luas sekaligus memiliki sumber daya yang sangat besar.

Indonesia merupakan salah satu negara dengan pengguna telepon seluler yang sangat besar, menurut Ketua Umum Asosiasi Telekomunikasi Selular Indonesia (ATSI) Sarwoto Atmosutarno, saat menyampaikan sambutan di Indonesia Cellular Show (ICS) 2010 pelanggan telepon seluler di Indonesia kurang lebih 180 juta orang. Ini merupakan suatu potensi yang sangat besar sekaligus bisa dijadikan lahan untuk mengeruk keuntungan. New7Wonders sangat jeli melihat peluang yang ada dibandingkan hanya menggunakan media internet, SMS lebih menjanjikan dari sisi peluang untuk mendapatkan pemasukan. SMS premium kemudian dijadikan media untuk kampanye New7Wonders.

Selanjutnya adalah pesan apa yang akan disampaikan untuk menggugah masyarakat mengikuti ajakan. Ketik KOMODO kirim ke 9818 dipilih sebagai slogan untuk mengkampanyekan komodo. Tidak kurang Presiden SBY juga meneriakkan slogan yang sama ketika meresmikan bandara internasional di Lombok, dan tentunya gaungnya akan diikuti oleh semua orang. Masyarakat juga disuguhi berita bahwa banyak Presiden negara lain yang juga mendukung kampanye New7Wonders ini (lihat http://internasional.kompas.com/read/2011/11/03/14014977/Pemimpin.Dunia.Ikut.Pemilihan.New7Wonders ), efeknya adalah masyarakat percaya sehingga mengikuti slogan ini agar jagoan masing-masing tidak kalah. Slogan tersebut juga sangat cepat menyebar di sosial media seperti Twitter dan Facebook, efeknya sangat dahsyat karena Indonesia merupakan salah satu negara dengan pengguna Twitter (nomor 6 di dunia) dan Facebook (nomor 2 didunia) yang sangat besar.

Lingkungan juga faktor yang sangat krusial, dengan timing yang tepat isu nasionalisme juga bisa digoyang untuk mensukseskan kampanye ini. Dalam kasus Indonesia, isu kadal air Malaysia masuk nominasi dihembuskan oleh orang-orang tertentu di dunia maya, alhasil rasa nasionalisme masyarakat Indonesia tergugah untuk mengikuti slogan di atas Ketik KOMODO kirim ke 9818.

Dari analisa di atas, New7Wonders dengan segala kontroversinya sukses menerapkan strategi viral marketing untuk mencapai tujuan kampanye ini - … runs the commercial aspects to ensure the costs are covered and a surplus is generated by the end of the two campaigns …alias mencari keuntungan sebanyak-banyaknya.

Referensi :

Kaplan Andreas M., Haenlein Michael (2011) Two hearts in three-quarter time: How to waltz the social media/viral marketing dance, Business Horizons, 54(3), 253-263

http://world.n7w.com/interesting-questions-and-answers/

http://tekno.kompas.com/read/2010/07/14/13572832/Jumlah.Pelanggan.Seluler.Indonesia.180.Juta

http://internasional.kompas.com/read/2011/11/03/14014977/Pemimpin.Dunia.Ikut.Pemilihan.New7Wonders )

http://www.sysomos.com/insidetwitter/geography/

http://www.checkfacebook.com/

http://www.tempointeraktif.com/hg/kesra/2011/11/04/brk,20111104-364902,id.html

October 17, 2011

Facebook, Google, Yahoo = Open Source Intelligence

Internet tidak dipungkiri telah memberikan segudang manfaat bagi kehidupan manusia, salah satunya adalah wahana penyedia informasi. Manfaat dari informasi yang diperoleh tergantung dari sudut pandang pemakainya – bisa digunakan untuk hal-hal yang baik, bisa juga digunakan untuk berbuat jahat. Dari sudut pandang aparat keamanan khususnya aparat intelijen, internet merupakan sumber intelijen terbuka yang maha luas tergantung teknik yang digunakan. Petikan wawancara Julian Assange (Wikileaks.org) dengan RT Russia baru-baru ini cukup menarik untuk disimak.

RT: And social networking, what role, do you think, sites like Facebook and Twitter, have played in the revolutions in the Middle East? How easy, would you say, is it to manipulate media like that?

JA: Facebook in particular is the most appalling spying machine that has ever been invented. Here we have the world’s most comprehensive database about people, their relationships, their names, their addresses, their locations and the communications with each other, their relatives, all sitting within the United States, all accessible to US intelligence. Facebook, Google, Yahoo – all these major US organizations have built-in interfaces for US intelligence. It’s not a matter of serving a subpoena. They have an interface that they have developed for US intelligence to use.

Now, is it the case that Facebook is actually run by US intelligence? No, it’s not like that. It’s simply that US intelligence is able to bring to bear legal and political pressure on them. And it’s costly for them to hand out records one by one, so they have automated the process. Everyone should understand that when they add their friends to Facebook, they are doing free work for United States intelligence agencies in building this database for them.

Dengan cara-cara yang dikemukakan oleh Assange, bagi aparat intelijen Amerika tentu akan lebih mudah memanfaatkan informasi yang terkumpul. Pertanyaannya apakah hanya Amerika saja yang bisa memanfaatkannya, tentu saja tidak. Semua aparat intelijen maupun perorangan bisa memanfaatkan informasi yang sudah tersedia bebas di internet tergantung teknik yang digunakannya untuk mengambil informasi tersebut.

Dikalangan militer, intelijen dan analis telah dikenal luas apa yang dinamakan open source intelligence (OSINT), sebuah teknik yang memanfaatkan internet sebagai sumber intelijen terbuka yang akan digunakan untuk melengkapi informasi yang dikumpulkan secara tertutup. NATO mendefinisikan OSINT sebagai unclassified deliberately discovered, discriminated, distilled and disseminated to a select audience in order to address a specific question. It provides a very robust foundation for other intelligence disciplines. Teknik ini melibatkan pemanfaatan search engine lebih khusus deep web search dan teknik-teknik analisis yang digunakan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang telah didefinisikan sebelumnya. Contoh ilustrasinya adalah apabila kita ingin melakukan profiling terhadap seseorang sebut saja Upik Abu, Facebook mungkin akan jadi rujukan pertama yang dilanjutkan googling dan mencari informasi specific lainnya melalui deep web search, di analisis sampai akhirnya akan terbentuk profile yang utuh dari si Upik Abu.

Cukup geli juga ketika beberapa waktu yang lalu beberapa orang yang meributkan BIN yang akan memantau Facebook. Sah-sah saja BIN melakukannya karena memang sudah menjadi tugasnya, nggak usah ribut-ribut dengan dalih melanggar hak privasi dan lain-lain karena memang informasinya tersedia luas di internet…kecuali memang ingin aktivitas kita di internet tidak diketahui orang …ada caranya tersendiri ….

April 22, 2010

Terbengkalai

sudah setahun lebih blog ini dibiarkan menganggur ... mudah-mudahan blog ini bisa menjadi lebih rame lagi untuk menceritakan suasana kehidupan di tempat yang baru.

July 24, 2009

Akta Kelahiran dan Carut Marut DPT

Barusan dengerin berita di TPI, ternyata mengurus akta kelahiran membutuhkan biaya yang cukup lumayan Rp. 350.000,-. Bagi orang berduit uang segini tidak ada artinya tapi bagi kaum papa akan terasa sekali. Dalam siaran tersebut Kepala Catatan Sipil DKI mengatakan bahwa Akta Kelahiran bagi keluarga miskin digratiskan, tapi ada kesaksian dari seorang ibu yang diwawancarai ternyata prakteknya masih mengeluarkan ongkos sebesar Rp. 350.000,-.

Sebenarnya syarat untuk mengurus akta kelahiran cukup melampirkan surat kelahiran dari rs/dokter/bidan, foto copy KTP, dan foto copy Akta Nikah. Akta Kelahiran akan selesai dalam waktu 2 minggu. Syarat ini tidak beda jauh ketika saya mengurus Akta Kelahiran buat anak saya di Beograd, bedanya saya bisa mendapatkannya dengan gratis dan cuma memakan waktu 15 menit. Akta yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Beograd kemudian saya laporkan ke KBRI.

Yang ingin saya soroti adalah cara pemberian Akta Kelahiran ini dan hubungannya dengan data kependudukan. Carut marut DPT Legislatif maupun Pilpres bisa dihindari manakala data kependudukan kita valid. Data kependudukan bisa dimulai dari pengurusan Akta Kelahiran ini, begitu seorang bayi lahir, rumah sakit atau bidan yang menanganinya membuatkan surat kelahiran dan menyerahkan ke catatan sipil, Catatan Sipil kemudian membuat nomor induk kependudukan berdasarkan surat kelahiran ini. Begitu sudah tercatat, pihak RS menghubungi orang tua bayi tersebut untuk mengurus Akta Kelahirannya di Kecamatan/Kelurahan yang telah ditunjuk oleh Catatan Sipil dimana berkas-berkasnya sudah ada. Cara-cara itu yang diterapkan oleh Pemerintah Serbia, dimana di akta kelahiran itulah tercantum Nomor Induk Kependudukan (NIK) setiap warganya, beda dengan Akta Kelahiran kita tidak ada Nomor Induk Kependudukannya. NIK di tempat kita ditemukan di KTP yang notabene tidak valid karena KTP bisa dobel-dobel dan data tersebut tidak terintegrasi antara satu daerah dengan daerah lainnya. Teknologi informasi bisa memecahkan masalah integrasi data ini, yang dibutuhkan adalah kemauan dari para stakeholdernya apakah itu Depdagri, BPS maupun instansi lain yang berkepentingan dengan data kependudukan ini.

Dengan tercantumnya NIK di akta kelahiran, bisa dirujuk untuk setiap keperluan baik itu buat KTP, Pajak, SIM maupun untuk urusan lainnya seperti DPT.

Mudah-mudahan Depdagri dan instansi berwenang lainnya mulai segera merealisasikan Single Identity Number ... lupakanlah ego sektoral masing-masing Departemen untuk kepentingan bangsa ini yang semakin amburadul dalam tata kelola kependudukan.

June 8, 2009

Marketing : Belajar dari Kasus Prita

Tentunya tujuan para sales marketing adalah menarik pelanggan sebanyak-banyaknya untuk bisa membeli produk atau jasa yang mereka tawarkan. Kasus menarik yang menimpa Ibu Prita salah satu pasien yang dikecewakan oleh rumah sakit dimana dia dirawat sampai ke ranah hukum pidana dan perdata sungguh sangat tidak mengenakan. Tidak ada yang diuntungkan dalam kasus ini, alih-alih mendapatkan apa yang menjadi tuntutannya Rumah Sakit tersebut malah mendapatkan bad campaign/negative campaign atas cara-cara responnya terhadap keluhan Ibu Prita di mailing list.

Mailing list, dan sekarang blog merupakan salah satu wahana tempat curhatan para netter. Diskusi seringkali dilakukan untuk membahas suatu produk atau jasa, komentar yang bermunculan pun beragam, ada yang positif ada juga yang negatif. Manakala ada suatu produk yang dikeluhkan oleh konsumennya, respon yang paling ampuh adalah membahasnya dimilis tersebut atau di blog sehingga akan terjadi opini yang berimbang.

Saya pun terkadang berkeluh kesah lewat media ini (blog maupun mailing list) untuk mendapatkan masukan tentang suatu produk atau apa langkah yang saya harus ambil ketika dikecewakan olehu suatu produk atau jasa. Referensi dari hasi diskusi semacam ini bertebaran di internet, referensi yang positif maupun yang negatif... tapi sepengetahuan saya tidak pernah ada penulis referensi negatif yang dituntut ke meja hijau dengan dalih pencemaran nama baik ... mudah-mudahan kasus Prita ini bisa menjadi pembelajaran bagi kita semua baik konsumen maupun produsen dalam merespon keluhan atas produk atau jasa.

January 11, 2009

Njajal Track Rindu Alam - Puncak



Perjalanan dimulai dari sebuah warung selepas rumah makan Rindu Alam - Puncak, turun ke jalan batu nan licin ... senior goweser mengingatkan untuk berhati-hati mengingat hujan rintik-rintik sudah mulai turun. Jalan setapak berbatu kita lalui sampai memasuki kawasan hutan kecil dengan jalan yang ternyata sudah penuh dengan air... kondisi jalan yang seperti ini mengharuskan para goweser untuk extra hati-hati mengingat disebelah kiri ternyata sungai dengan jurang yang cukup dalam. Selepas hutan kita memasuki area perkebunan Gunung Mas, kita beristirahat sebentar di sebuah warung dekat pabrik teh. Perjalanan dilanjutkan menyusur perkebunan teh sampai ke depan pintu Taman Safari.







Begitu belok kanan dekat pintu Taman Safari, anak-anak penduduk setempat sudah ramai mengerubungi .... anak-anak yang akan membantu kita mendorong sepeda kalau tidak kuat menembus tanjakan yang disebut para goweser NGEHE 1 dan NGEHE 2. Ihiks saya hanya mampu gowes 1/2 lebih dikit tanjakan NGEHE 1 ... abis itu ya sepeda diserahkan ke seorang anak yang telah setia mengikuti sejak pintu Taman Safari untuk di dorong sampai di shelter NGEHE 2. Tanjakannya emang ampun-ampunan .... dan di dekat shelter NGEHE 2 kita diserang tawon hutan... saya kena sengat 1 lebah di kepala ... nyut-nyutan terasa sampai di pos terakhir.... untungnya om Handoko bawa panadol ... lumayan sedikit menghilangkan rasa nyeri yang ditimbulkan sengatan lebah.




Selepas NGEHE 2, track lumayan asyik bervariasi antara turunan dan sedikit tanjakan... Apa yg saya takutkan dengan kondisi sepeda saya kejadian di track ini ... V-Brake memang tidak cocok untuk track yang berbukit-bukit dengan turunan tajam ... kayaknya kudu up-grade sepeda nih kalau sering main di track seperti Rindu Alam.... dengan kondisi rem yang nyaris "blong" saya sampai juga di desa menjelang jalan raya... akhirnya dengan sangat terpaksa sepeda saya naikan ke ojek karena sudah tidak aman lagi untuk dikendarai karena turunan sangat tajam.


Meskipun tidak menikmati TURUNAN SENANG tapi pengalaman gowes di area hutan dan perbukitan di sekitar perkebunan teh Gunung Mas merupakan pengalaman yang mengasyikan dan tidak terlupakan... Track Rindu Alam merupakan salah satu track yang menjadi dambaan para goweser untuk di jajal....

January 8, 2009

Racun Gowes


Setelah sekian lama istirahat nge-blog, di postingan pertama awal tahun ini saya akan cerita "racun" yang lagi mewabah di kompleks tempat tinggal saya. Sejak saya pindah ke The Address@Cibubur salah satu kegiatan rutin yang mulai saya tekuni adalah gowes bareng warga kompleks di sekitar kompleks setiap hari minggu. Untungnya ada sepeda ex Beograd yang bisa saya pakai jadi nggak perlu merogoh kocek untuk bisa gowes bareng temens yang lain, sepeda hanya perlu di ganti shock depan dan ban karena ketika di Beograd lebih sering main di jalanan atau track sepeda di sepanjang sungai Dunav. Hanya satu kekuarangannya yaitu frame sepeda saya tidak bisa dipasangi disc brake di belakang jadi sampai sekarang masih menggunakan v-brake - racun sih sudah mulai menyebar, pengen ganti frame tapi setelah dihitung-hitung bersabar dulu sekalian nanti bangun sepeda yang oke... ternyata hobby gowes lumayan menguras kantong juga kalo diturutin... jadi inget ketika tergila-gila sama photography cuman bedanya sekarang saya lebih bisa menahan diri untuk tidak menguras kantong.


November 11, 2008

Ujian buat US Freedom of Information Act

Ada satu berita menarik di Kompas hari ini menyangkut Undang-undang kebebasan memperoleh informasi. Sebebas-bebasnya Amerika ternyata ketika menyangkut kepentingan publik dan keamanan negara, informasi tidak akan diumbar sebebas-bebasnya. Coba bandingkan dengan tuntutan yang terjadi disebagian besar kalangan LSM kita yang selalu mendewa-dewakan kebebasan dan demokrasi, yang selalu menuntut keterbukaan informasi sebebas-bebasnya.

“Harus ada keseimbangan antara transparansi dengan melindungi kepentingan publik. Para pembayar pajak memang punya hak untuk mengetahui kemana uang mereka pergi, namun jika hal itu dipublikasikan begitu saja akan mempengaruhi tingkat kepercayaan publik terhadap sistem,” jelas Talbott.

Nah kita coba lihat perkembangannya bagaimana Pemerintah Amerika menanggapi tuntutan Bloomberg untuk membuka informasi mengenai pengucuran dana BLBI versi Amrik. Apakah dipenuhi atau ditolak dengan alasan seperti dilontarkan Mr Talbott di atas? Saya ingin lihat bagaimana Amrik yang katanya negara mbahnya demokrasi dan kebebasan menangani masalah ini.

October 28, 2008

Mencari Ritme Belajar

Ujian Mid-Test sudah usai, ada satu catatan yang ada di benak kepala saya. Sampai saat ini ternyata saya belum menemukan ritme belajar yang tepat ditengah-tengah kesibukan kantor maupun urusan rumah. Stamina kok kayaknya makin loyo saja, faktor usia mungkin juga ikut berpengaruh, tidak seperti jaman dulu yang kuat begadangan berhari-hari.

Jadi inget jadwalnya Himawan Nugroho ketika coba meraih CCIE seperti petikan berikut dari blognya

Time is only 24 hours a day, and that’s the good part
So what if time is only 24 hours?
So what if your company doesn’t support you?
So what if you can’t get vacation few weeks before the exam?

Pake semua waktu yg ada buat CCIE
Schedule gue 8 bulan kemaren:
- 6.30 bangun, nganterin anak gue ke sekolah
- 7.30 ngobrol ama bini
- 8.00 ngantor
- 12.00 break 1 hour, makan 15 menit, tidur siang 15 menit, baca CCIE 30 menit
- 17.00 pulang ke rumah, maen ama anak istri, kalo semua tidur siang bisa ikutan tidur juga atau baca2 CCIE (bisa juga pulang kantor telat kalo ada kerjaan)
- 22.00 semua udah pada tidur, mulai ngelab
- 02.00 tidur, kalo tanggung bisa sampe 03.00
- 6.30 bangun, another day in paradise

Gue paling suka baca di toilet kantor, kebiasaan waktu jaman masih kerja di slb pas belajar CCNA/CCNP.
Nah sesibuk-sibuknya kantor, gak ada tuh yg biasanya ngelarang ke toilet kan?
Lumayan bisa dapet 30 menit tiap hari baca CCIE. Kalo ada wireless malahan bisa nge lab bentar. Dgn begini lu bisa dapet 6 hours easily everyday, and still can have 4-6 hours with family. Tidur 4-6 jam sehari cukup lah, ntar bisa dibales pas weekend

Tapi Wan, lu kerjanya kan cuman 8 to 5…

Iya bener, soalnya gue CCIE, double CCIE malahan jadi sekarang gak ada yg berani ngasih kerjaan ha ha ha
Jadi lu kerja 8 to 8? Ok, ambil break makan siang 2 jam donk, makan 15 menit sisanya buat CCIE. Trus sering-sering ke toilet donk, 2 kali ke toilet = 1 jam belajar
Believe me, that’s the best place to study in any office.
Pulang jam 8 malem toh gak bisa maen lama2 ama anak istri juga, mereka tidur kan jam 10 an. Dari jam 10 pm ke 2 am bisa dipake buat ngelab. Weekend kalo libur 2 hari bisa pilih 1 hari khusus buat keluarga, dan 1 hari nya khusus buat CCIE.. 16 hours straight!
Dengan belajar 40-50 jam an seminggu, cuman butuh 3 bulan buat mencapai target 600 jam.

But Wan. not everyone can live like you, rite..

he he he iya iya sorry gue jadi sok tau gini
Gue gak bakal bisa ngajarin ttg time management lah. Tapi percaya deh, kalo lu udah punya 2 points yg pertama, me manage waktu itu bukan masalah.



Coba-coba nyusun dengan acuan yang dipakai Bung Himawan ternyata ritmenya sampai sekarang belum ketemu yang pas, baru kepegang motivasinya saja... yah untuk sementara seperti air mengalir saja - sampai kondisi rumah sudah tertata benar.

jer basuki mawa bea

September 18, 2008

BaliCamp


Nama BaliCamp bagi para pekerja IT tentunya sudah tidak asing ditelinga, namun beberapa tahun belakangan ini seolah-olah tenggelam seiring dengan Bom Bali II yang menghancurkan sendi-sendi perekonomian Bali. Namun ada kabar baik BaliCamp telah mulai beroperasi kembali sejak bulan Juli 2008 setelah sahamnya (Sigma Group) diakuisisi oleh PT Telkom. Geliat BaliCamp mulai terlihat dengan direlokasinya sekitar 50 programmer dari Jakarta ke Bali. Proyek-proyek juga sudah mulai berdatangan kembali. Impian untuk mewujudkan sebuah industri software berskala internasional mulai tumbuh kembali... BaliCamp ... Bandung Hightech Valley ... merupakan icon industri IT di Indonesia... mana lagi yang mau nyusul Depok barangkali dengan UI sebagai pelopor ?

Saya mendapat kesempatan berkunjung ke BaliCamp pada bulan Juli dan Agustus kemarin. Ada beberapa ilmu yang saya dapatkan disana, salah satunya adalah CMMI yang ternyata merupakan salah satu pokok bahasan di mata kuliah Perancangan Sistem di MTI UI.

September 17, 2008

Tragedi Zakat Maut dan Budaya Antri

Sedih juga melihat tragedi zakat maut yang terjadi di Pasuruan, saya hanya bisa mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya. Disisi yang lain terlepas dari polemik yang kemudian terjadi, ada satu hal yang menjadi catatan saya yaitu masalah kedisiplinan lebih khusus lagi masalah budaya antri. Kejadian ini tentunya bisa dihindari jika mentalitas budaya antri sudah terpatri dibenak masyarakat kita, desak-desakan, saling serobot yang pada akhirnya mengakibatkan kondisi menjadi kacau saling injak, sesak napas akhirnya korban jiwa pun berjatuhan.

Itu hanyalah salah satu cerminan bahwa budaya antri di negeri ini sangat langka. Coba tengok dijalanan, aksi saling serobot dan klakson yang tiada henti karena nggak sabaran nggak mau antri dijalurnya masing-masing sudah menjadi pemandangan yang rutin kita saksikan setiap hari. Coba lihat pembagian BLT yang selalu kacau karena masyarakat tidak mau antri. Coba lihat lagi pembagian-pembagian lainnya bisa dikatakan hampir semuanya kacau karena tidak tertibnya antrian. Nah melihat kejadian-kejadian ini sudah seharusnya BUDAYA ANTRI mulai digalakkan kembali, tanamkan budaya ini sejak dini kepada anak-anak kita.

September 3, 2008

[PMRPL] Filosofi dlm Rekayasa Perangkat Lunak

Ada satu filosofi yang menarik disampaikan oleh Dosen gue Pak Eko K. Budiardjo bahwa dalam dunia rekayasa perangkat lunak dikenal idiom "tidak ada waktu yang cukup untuk membuat software yang sempurna, tapi cukup banyak waktu untuk menyempurnakan software yang dibuat". Seperti Microsoft yang memulai dari DOS, Windows 3.1, Windows 98, ... sampai dalam bentuknya yang sekarang Vista semuanya dilakukan dalam suatu proses yang panjang mengikuti filosofi tersebut.

Kita biasanya kalau membuat software/aplikasi kebanyakan langsung berpikir yang terlalu jauh ... inginnya langsung membuat software/aplikasi yang complicated dan canggih tapi terkadang lupa kenapa software/aplikasi itu dibuat yang tentunya harus diselaraskan dengan user requirement-nya. Kebetulan saat ini gue sedang menangani satu diklat yang berkaitan dengan TIK, ada satu project yang akan digarap oleh peserta diklat berdasarkan hasil kertas kerja yang mereka telah tulis dan cukup mendapat apresiasi dari pimpinan. Idenya adalah mengimplementasikan salah satu dari hasil kertas kerja yang bertemakan pemetaan informasi dari suatu negara.

Kelompok penggagas berpikir secara sederhana dengan menampilkan peta dunia yang dibuat dengan flash didukung dengan database sederhana yang berisikan informasi mengenai negara-negara. Dalam diskusi yang gue adakan, timbul perdebatan yang cukup sengit .. he.. he.. kalau boleh dibilang cukup panas ... yang intinya ada anggota kelas menginginkan bahwa aplikasi yang dibuat sudah seperti aplikasi GIS (geographical information system). Akhirnya gue tengahi dengan menyampaikan filosofi diatas ... mudah-mudahan para peserta diklat bisa memahami ruh filosofi tersebut disamping ruh kebersamaan (korsa) yang coba gue tekankan kepada mereka.

September 1, 2008

Kuliah Perdana : Kebijakan dan Implementasi e-Government di Indonesia

1 September ini menjadi kuliah perdana gue di MTI UI, untuk sesi ini diisi kuliah umum oleh dosen tamu dari Depkominfo, Bp. Djoko Agung Harijadi dengan tema Kebijakan dan Implementasi e-Government di Indonesia. Kuliah umum ini menjadi menarik bagi gue karena apa yang dipaparkan oleh Pak Djoko sedikit banyak memotret sisi implementasi IT di Pemerintahan. Banyak contoh-contoh yang sedikit banyak gue temuin di tempat gue bekerja, salah satunya adalah masalah transformasi budaya kerja dari manual menjadi IT based.

Pak Djoko menjabarkan peran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam lingkup organisasi menjadi :
  1. TIK sebagai support, peran sebagai pendukung dlm suatu organisasi. Dalam kenyataannya organisasi masin manual, TIK masih sebagai pelengkap suatu keputusan bisnis. Dalam lingkup pekerjaan gue, jelas sekali bahwa posisi TIK masih sebagai support saja karena manajemen tertinggi masih menganggap bahwa unit TIK masih sebagai supporting unit saja.
  2. TIK sebagai enabler, peran sebagai penggerak bisnis suatu organisasi, kelumpuhan TIK dapat membuat organisasi tidak berfungsi.
  3. TIK sebagai transformer, peran sebagai penentu arah bisnis organisasi dan suatu sarana untuk menentukan arah bisnis, produk dan servis baru dari suatu organisasi.

Ada suatu hal yang menarik yang dipaparkan oleh Pak Djoko, mungkin ini bisa dianggap sebagai suatu best practise penerapan IT di lingkup pemerintahan yaitu penerapan IT di lingkup Departemen Keuangan khususnya di Ditjen Perbendaharaan Negara. Menyadari bahwa perubahan budaya kerja menjadi suatu hal yang sangat vital dalam implementasi e-Goverment, Departemen Keuangan membuat suatu pilot project di Ditjen Perbendaharaan Negara. Dalam proses transformasi budaya kerja ini, Depkeu melakukan seleksi ulang para karyawan Ditjen Perbendaharaan dimana seleksi ini dilakukan untuk memilih para karyawan yang mempunyai mindset budaya kerja berbasis IT. Dari sekitar 700 peserta seleksi hanya sepertiganya saja yang memenuhi kualifikasi yang telah ditentukan. Karyawan yang lulus seleksi ini kemudian dididik dan dilatih untuk menggunakan sistem kerja berbasis IT dan hasilnya diluar perkiraan, efektifitas dan efisiensi semakin meningkat. Terus pertanyaannya, kemana karyawan yang lain yang tidak lulus seleksi - "ditempatkan" ditempat yang lebih baik ...he..he... saya nggak ngerti terminologinya Pak Djoko ini.

Tentunya keberhasilan itu tidak bisa terjadi ketika faktor leadership tidak mendukung, banyak contoh keberhasilan penerapan e-Government semisal di Pemkot Denpasar, Yogyakarta, Surabaya dll bisa terjadi karena dukungan yang sangat besar dari Pimpinan untuk implementasinya.

August 31, 2008

Marhaban Ya Ramadhan

July 27, 2008

Diterima di Program Magister TI UI

Hari ini gue bergegas ke kantor dengan tujuan utama segera buka pengumuman penerimaan mahasiswa baru UI, soalnya sejak hari Sabtu coba buka dari rumah ternyata akses internet ke kantor gue rada ada masalah so ditunda sampai hari ini... rada penasaran dan deg-degan juga soalnya kemarin waktu ujian tanpa persiapan sama sekali ditambah malam sebelum ujian ada acara kantor sampai jam 11 malam.
Ketika ujian sempat pucat juga melihat soal matematikanya beda banget dengan soal TPA yang pernah gue ikutin waktu coba beasiswanya BPPT ... dengan modal nekat dan apa yang teringat di otak saja gue coba kerjain .... dalam hati keterima alhamdulillah kalo enggak keterima ya entar coba lagi. Penantian gue tidak sia-sia nama gue ada di pengumuman dengan nomor urut 16 sesuai urutan nomor ujian gue 2008260747 ... ihiks tinggal mengencangkan ikat pinggang nih kalo kagak dapat beasiswa dari kantor. Alhamdulillah gue keterima di program S2 yang gue inginkan.



July 22, 2008

Vakum

Sudah sekian bulan blog ini nganggur padahal banyak banget yg bisa saya tulis, nggak sempat aja ato males nih ... he..he.. padahal banyak banget cerita yg bisa disampaikan dari acara kopdar dg Mas Aris sekitar 6 jam di Brussel(arishu.blogspot.com) - sampai cerita dinner terakhir di Beograd bersama "keluarga" Beograd (ada Pak Alex dan ibu, Mbak Eni dan Micko serta anaksnya, ada Danus dan Ninik) - sampai cerita perjalanan pulang yg transit di Athena dan Doha... banyak lagi tapi kok buntu ya kagak bisa keluar tulisannya ...he..he....

March 5, 2008

Surprise - Asus EEPC

Hari Minggu kemarin gue bener-bener surprise sekaligus terharu ... susah mau ngungkapinnya, gue minta bantuan temen-temen gue untuk bantu-bantu beresin rumah packing soalnya udah mau mudik ke Betawi. Nggak ada angin nggak ada hujan Mbak Eni dan Micko bikin surprise gue ... bawa hadiah untuk Dita ... sebuah Asus EEPC warna hijau pupus ... glek ... soalnya gue lagi nimbang-nimbang mau beli ini gadget buat dibawa kerja di Betawi karena kalau bawa laptop naik motor lumayan berat juga ... Dita seneng banget begitu tak kasih tahu via telepon ... makasih ya Tante Eni sama Om Micko kata Dita ... gue mah bilang ke tantenya-ini mah yg bakalan sering minjem and pakai bapaknya bukan Dita .... he...he....



Bentuknya yang sangat minimalist layar 7 inch dan ringan (berat 0.92 kg) cukup cocok untuk orang-orang yang sering bepergian atau orang kantoran yang suka naik motor seperti gue. Sistem operasi yang digunakan Linux berbasis Xandros yang sudah dimodifikasi oleh Asus - reviewnya nanti setelah gue explore

February 23, 2008

Beograd : Hari-hari Tanpa Kepastian

Kemarin Amerika telah mengungsikan non-essential stafnya dari Kedubes-nya di Beograd meski Duta Besar dan staf inti masih tetap bertahan di Beograd. Apakah ini sebagai tanda protes dari Amerika atau memang skenario dari pentahapan evakuasi menjelang konflik bersenjata ?

Dilain pihak Duta Besar Rusia di NATO Dmitry Rogozin sudah memberikan warning dengan pernyataannya nya :

"If the EU adopts a unified position and NATO oversteps its mandate in Kosovo, that will challenge the UN, so we will then start with the premise that force, brute force, known as armed force, needs to be used, in order for us to be respected," Rogozin told a news conference in Brussels today


Di Beograd sendiri tidak seperti biasanya film-film perang jaman Partizan dulu sudah 2 hari diputar di RTS. Meskipun terlihat adem ayem pasca demo besar hari Kamis kemarin, ekskalasi politik kelihatannya semakin tinggi - Beograd memasuki hari-hari tanpa kepastian bak api dalam sekam yang sewaktu-waktu bisa membakar dan meledak.

February 22, 2008

Kedubes AS di Beograd di bakar demonstran

Ada satu pertanyaan yang menggelitik ketika tahu Kedubes AS terbakar. Sepanjang pengetahuan saya, ada marinir AS yg menjaga setiap Kedubes AS di luar negeri dan SOP mereka begitu sudah masuk wilayah kedubes mereka boleh bertindak apa saja untuk mengamankan wilayah mereka termasuk menembak. Kejadian semalam kok enggak kelihatan batang hidungnya para marinir AS yg bertugas menjaga Kedubes AS padahal demonstran sudah mulai masuk wilayah kedubes yang notabene adalah wilayah kedaulatan AS. Kemudian juga tidak bertindak ketika bendera AS diturunkan diganti sama bendera Russia.

Satu orang ditemukan tewas hangus terbakar dan pagi ini diketahui bahwa orang tersebut dari demonstran bukan dari staf Kedubes AS. Yang jadi pertanyaan adalah bagaimana dia tewas, bak buah simalakama apabila tewas karena ada peluru yang bersarang maka kondisi yang lebih buruk bisa terjadi sewaktu-waktu tanpa bisa diprediksi.

Kemudian, demonstrasi kemarin sore itu diikuti oleh ratusan ribu massa yang bisa berlangsung tertib dan damai tapi dikacaukan oleh ratusan massa yang brutal di sepanjang Jalan Kneza Milosa yang tidak pandang bulu merusak apa saja yang mereka temui termasuk toko-toko - saya jadi ingat kerusuhan Mei 1998 di Jakarta. Polanya sama persis, disatu sisi ada demo ribuan massa yang tertib tapi disisi lain sebagian kecil massa memprovokasi untuk bertindak anarkis. Untungnya ratusan ribu massa yang ikut demo tidak terprovokasi untuk melakukan tindakan anarkis - demo berjalan damai kecuali di Jalan Kneza Milosa.

Bagi Serbia sendiri insiden di Jalan Kneza Milosa telah merugikan langkah-langkah diplomasi yang sedang dilakukan. Image bahwa bangsa Serbia adalah bangsa yang barbar kembali terbentuk, CNN dalam coveragenya hanya menonjolkan sisi brutalismenya saja - sedikit sekali menayangkan demo ratusan ribu orang yang berjalan dengan damai di depan gereja St Sava, demo yang diisi dengan misa dan lagu-lagu rohani yang menyejukan. Pidato-pidato para tokoh Serbia baik dari kalangan politisi maupun olahraga tidak membakar massa untuk bertindak anarkis - tetap dengan patokan bahwa Serbia akan berjuang melalui jalur diplomasi.

February 21, 2008

Beograd Terluka

Saat tulisan ini dibuat, sedang berlangsung demo besar-besaran di Beograd diikuti kurang lebih 600.000 orang yang datang dari berbagai kota di luar Beograd termasuk dari Republika Srpska dan Montenegro. Ada sedikit perbedaan demo di Jalan Kneza Milosa dimana Kedutaan Amerika berada berlangsung rusuh dan sebagian gedung Kedubes Amerika telah terbakar tapi disisi lain demo dan doa bersama yang sedang berlangsung di Gereja St Sava berlangsung "adem" dengan lagu lagu rohani yang terus bergema.

Kekhawatiran kita yang saat ini ada di Beograd adalah ketika acara di Gereja St Sava telah selesai dan massa bergabung dengan para demonstran yang ada di Jalan Kneza Milosa maka keadaan kemungkinan besar tidak bisa lagi dikendalikan oleh polisi anti huru hara. Dari CNN kita bisa lihat pernyataan dari Amerika bahwa ketika polisi anti huru hara tidak bisa menghalau demonstran maka Amerika akan bertindak untuk mengamankan kepentingan mereka di Beograd. Ketika hal ini terjadi maka konflik sudah tidak bisa dihindarkan apalagi kalau korban sudah berjatuhan. Sekali lagi mudah-mudahan pengamatan saya salah sehingga tidak terjadi konflik bersenjata di kawasan Balkan.

Update :
Untung saja prediksi saya tidak menjadi kenyataan, demonstran yang ratusan ribu orang tetap berlangsung damai. Hanya saja sekelompok demonstran yang berada di Kneza Milosa membakar gedung Kedutaan Amerika, satu orang ditemukan hangus terbakar. Sampai saat ini belum diketahui identitasnya apakah dari staf Kedubes AS atau demonstran - saat ini sedang dilakukan tes DNA mudah-mudahan besok pagi sudah dapat diketahui identitasnya. Yang jelas Tito akan menangis sedih ketika Beograd yang mulai menggeliat membangun sejak pemboman NATO rusuh dan toko-toko dijarah. Untungnya pasukan Gendarmarie Serbia bisa mengendalikan situasi, saat ini sedang dilakukan pembersihan jalanan oleh petugas kota praja Beograd.